SURABAYA | duta.co – DPW PKS Jawa Timur (Jatim) belum membidik salah satu nama tokoh untuk diusung sebagai calon gubernur. Meskipun pelaksanan Pilkada serentak dilaksanakan pada November 2024. PKS Jatim masih menunggu tokoh-tokoh yang akan maju pada Pilgub Jatim mendatang.

Sampai saat ini nama Khofifah Indar Parawansa menjadi satu-satunya nama yang memiliki elektabilitas paling tinggi. Selain itu, sejumlah parpol juga sudah menyatakan mengusungnya kemlai di 2024. Di antaranya, Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Golkar dan PAN.

Apakah berpotensi calon tunggal pada Pilgub Jatim? ” Kalau melihat peta politik, mestinya lebih dari dua calon. Tapi apakah ada calon lain yang diusung partai selain yang sudah ke bu Khofifah. Kami masib menunggu dinamikanya,” kata Ketua PKS Jatim, Irwan Setiawan, Senin (1/4/2024).

Menurutnya, PDI Perjuangan yang miliki 21 kursi hanya butuh 3 kursi lagi untuk bisa mengusung calon. Sedangkan PKB yang meraih 27 kursi bisa mengusung sendiri calonnya.

“Kami masih menunggu, karena tugas kami menjalin komunikasi ke semua calon. Soal kader internal tentu manjadi bagian yang akan kami laporkan ke DPP,” ungkapnya kang Irwan sapaan akrabnya.

PKS, kata dia, hingga saat ini belum melakukan komunikasi dengan calon dan partai manapun. Karena masih disibukkan dengan agenda Pileg dan Pilpres. Pihaknya juga masih fokus untuk menyiapkan jajaran pengurus di tingkat wilayah dan daerah untuk menyukseskan Pilkada.

“Jika penjaringan yang kita lakukan sudah selesai, baru akan melakukan komunikasi dengan parpol dan calon yang ada,” katanya.

Terkait Khofifah Indar Parawansa yang hendak maju lagi di Pilgub Jatim, Irwan mengaku sudah bertemu Ketua Umum PP Muslimat NU tersebut sebanyak dua kali. Namun itu saat Khofifah masih menjabat Gubernur Jatim.

“Saya diterima dengan baik. Kami berdiskusi tentang Jatim ke depannya seperti apa,” tuturnya. Zal

Express Your Reaction
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry