Kemampuan otak kanan anak berkembang di usia 0-3 tahun sehingga perlu dimaksimalkan agar ke depan, otak kanan dan kiri bisa berkembang seimbang. DUTA/ist

SURABAYA | duta.co – Keseimbangan antara otak kanan dan kiri membuat seseorang bisa menjadi sosok yang jenius. Jangan heran, ketika ada anak yang mampu menyelesaikan sebuah soal matematika tanpa rumus, itu karena otak kanan dan kirinya berkembang dan berjalan seimbang.

Khusus untuk otak kanan, dikenal memberikan seseorang di antaranya kemampuan memiliki memori yang sangat kuat, bisa memproses informasi secara paralel dan instan serta multitasking serta berbagai kemampuan lainnya.

Karena itu memaksimalkan tumbuh kembang otak kanan dan kiri itu penting dipahami dan diketahui orang tua karena kedua fungsi otak itu sangat berbeda.

Memaksimalkan otak kanan bisa dilakukan dengan memberikan banyak stimulus-stimulus. Stimulus itu harus diberikan ketika anak berada di masa golden age yakni rentang usia 0 – 3 tahun.

Di Jepang, memaksimalkan kemampuan otak kanan dengan simulus-stimulus tertentu sudah lama dikembangkan. HEGL atau Heguru mengembangkan metode itu dan menyebarkannya ke seluruh dunia termasuk di Indonesia.

Ruiko Henmi selaku CEO of HEGL (Heguru), lembaga pengembangan otak kanan dari Jepang,  mengatakan otak kanan itu berkembang di masa usia emas antara 0-3 tahun. Dan pengembangan maksimal itu hingga usia enam tahun.

“Di usia itu, anak harus diberi stimulus agar nantinya otak kanan berfungsi secara lebih maksimal,” kata Ruiko yang hadir secara khusus di Surabaya, Minggu (18/2/2024).

Theresa Meidyana Vergo selaku Head Principal Heguru East Surabaya menambahkan perkembangan otak kanan berbeda dengan otak kiri. Otak kiri berkembang ketika anak memasuki usia sekolah atau di atas 6 tahun.

Ruiko Henmi selaku CEO of HEGL (Heguru) (dua dari kiri) berbincang dengan orang tua salah satu anak saat seminar di Surabaya, Minggu (18/2/2024) sore. DUTA/ist

Jika otak kanan dikembangkan sejak dini, maka ketika anak sudah memasuki usia sekolah dan dewasa, maka kedua belah otak yakni kanan dan kiri bisa berkembang bersama dan seimbang. “Jika orang tua terlambat mengembangkan otak kanan anak dan ketika dewasa yang ada hanya otak kiri. Sangat disayangkan,” ujarnya.

Dikatakan Theresa, untuk mengembangkan otak kanan itu, Heguru menggunakan berbagai macam metode. Salah satu yang simpel adalah flash card.

Pemainan kartu dengan gambar-gambar menarik secara cepat itu akan membuat memori anak bisa bekerja dengan cepat. “Mereka akan menyimpan ingatan itu di bawah otak kanan untuk mereka nanti tunjukkan saat sudah bersekolah. Sehingga ingatan kuat dan kecerdasan otak itu bisa berkembang lagi saat dewasa,” tuturnya. end

Express Your Reaction
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry