Ketua Desk Pilkada DPC PKB Lamongan, Mustakim, saat mengambil formulir pendaftaran di DPC Partai Demokrat Lamongan, Senin (06/5)

LAMONGAN | duta.co – Ketua Desk Pilkada DPC PKB Lamongan, Mustakim, hari ini mengambil formulir pendaftaran bakal calon bupati Lamongan 2024 ke kantor DPC Partai Demokrat Lamongan.

Mustakim datang ke kantor DPC Demokrat Lamongan yang berada di jalan Sumargo Nomor 32, Tlogoanyar itu sendirian, tanpa ada pengawalan khusus.

“Kita mengambil formulir dan sekaligus nanti beberapa hari lagi akan kita lengkapi berkasnya dan InsyaAllah hari Rabu kita serahkan kepada DPC Partai Demokrat,” kata Mustakim, Senin (06/5).

Pengambilan formulir ini, kata dia, merupakan bagian dari kerjasama yang baik, koalisi bersama. “Kebersamaan ini kita jaga dalam rangka untuk membangun kabupaten Lamongan secara bersama sama,” ucapnya.

Ditanya, seberapa besar harapan mendapatkan rekom dari Partai Demokrat, ia menjelaskan, semua orang atau bakal calon lainnya pastinya akan berharap bisa mendapat rekom dari Partai Demokrat.

“Saya sebagai ketua Desk Pilkada DPC PKB Lamongan tentunya juga sangat berharap nantinya rekom Partai Demokrat ke pak H. Ghofur,” tutur dia.

Sementara itu, Ir. Sugeng Santoso, ketua DPC Partai Demokrat Lamongan yang disampaikan melalui ketua Satgas Pilkada Partai Demokrat, Davis Saputra menyampaikan, yang sudah mengambil formulir di DPC Demokrat ada 7 bacakada.

“Sudah ada 7, dan yang mengembalikan baru 3 bacakada. Termasuk pengambilan formulir H Abdul Ghofur oleh Cak Takim barusan. Rencana kapan mengembalikan nanti kita konfirmasikan lagi,” ungkapnya.

Sesuai instruksi dari ketua DPC, lanjut dia, pengambilan formulir bacakada ini diperpanjang hingga tanggal 9 Mei,

“Ada yang sudah mengembalikan pertama pada hari Sabtu kemarin yakni mas Debby Kurniawan, hari Minggu pak Yuhronur Efendi dan teman – teman DPC yakni dari kader DPC Demokrat sendiri,” bebernya.

Ditanya, adakah bocoran untuk rekom Partai Demokrat jatuh ke calon siapa? Davis menyatakan, dirinya sebagai Satgas Pilkada DPC Partai Demokrat Lamongan hanya sebagai pengumpul penjaringan.

“Nantinya segala keputusan kita pasrahkan sepenuhnya kepada DPP. Apapun keputusannya nanti ada di DPP,” tandas Davis. (ard)

Express Your Reaction
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry