Terlihat nomor yang digunakan penipu dengan memasang foto profil Kanit Resmob Polres Kediri, Aiptu Candra. (dok/Budi Arya)

KEDIRI | duta.co – Aiptu Candra, Kanit Resmob Satreskrim Polres Kediri mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat di wilayah hukumnya untuk mewaspadai aksi penipuan yang mengatasnamakan dirinya.

Imbauan tersebut menyusul, usai Aiptu Candra mendapatkan informasi dari salah satu temanya yang mendapatkan pesan melalui aplikasi WhatsApp dari orang yang mengatasnamakan dirinya.

Aiptu Candra mengungkapkan, saat ini surah ada sejumlah korban yang terkena bujuk rayu pelaku. Agar lebih meyakinkan dalam menjalankan aksinya, penipu mengubah nama di WhatsApp menjadi dirinya dan memasang foto profilnya

“Awal mula si penipu ini mengirimkan chat melalui WhatsApp ke beberapa teman saya. Setelah dilihat nomor kontak telepon dan foto profilnya beda dengan kontak saya yang sudah disimpan mereka selama ini. Penipu tersebut menggunakan nomor 082280711800 dan itu jelas-jelas bukan nomor telepon saya,” tutur Kanit Resmob, Jumat (16/2/2024).

“Kalau nomor hp saya sendiri sudah diketahui anggota saya, teman, saudara serta masyarakat. Untuk itu saya imbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dan waspada terhadap setiap panggilan agar terhindar dari penipuan yang mengatasnamakan Kanit Resmob Sat Reskrim Polres Kediri,” lanjut Aiptu Candra.

Untuk terhindar dari segala bentuk penipuan, Aiptu Candra mengimbau masyarakat agar berhati-hati dan segera melaporkan ke Kantor Polisi terdekat agar tidak menjadi korban penipuan.

“Saya imbau masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati terhadap upaya penipuan. Kalau menerima telepon masuk atau pesan di aplikasi WhatsApp dari nomor baru, diteliti pesannya, perhatikan gaya bahasa yang dipakai pelaku. Kalau merasa janggal, cek kontaknya di aplikasi Get Contact untuk membantu kita memastikan nomor tersebut adalah milik penipu atau bukan,” jelas Aiptu Candra

“Kemudian jangan ragu-ragu menghubungi kantor Polisi terdekat agar kita tidak menjadi korban penipuan. Kami berharap, informasi ini dapat disebarkan luas ke masyarakat untuk mencegah terjadinya korban penipuan,” tutupnya. (bud)

Express Your Reaction
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry