Ilustrasi petugas Sat Pol PP saat menertibkan PKL. (dok/Budi Arya)

KEDIRI | duta.co – Meski sudah berlangsung bertahun-tahun tak setor pajak kepada Pemerintah Daerah (Pemda), pengusaha tempat hiburan malam (THM) di Kabupaten Kediri tetap aman dan nyaman menjalankan usahanya.

Satpol PP yang notabene merupakan Penegak peraturan daerah (Perda) justru tak terlihat peran dan fungsinya. Malahan, mereka terlihat lebih garang ketika berhadapan dengan para Pedagang Kaki Lima (PKL).

Dikonfirmasi terkait langkah yang akan dilakukan, Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan, pihaknya masih akan menunggu dari Badan Pendapatan Daerah (Bappeda).

“Saya nunggu dari Bappeda,” tulis Kelep saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Jum’at (02/02/2024)

Meski begitu, Kaleb menyatakan, akan menindaklanjuti sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

Njih kami Insyallah akan menindaklanjuti sesuai SOP yang ada,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Potensi besar Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak tempat hiburan malam (THM) di Kabupaten Kediri ternyata selama ini diabaikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Mirisnya, Hal ini sudah berlangsung selama bertahun-tahun.

Sudah sejak lima tahun lalu, tak satupun THM karaoke dan club malam di Kabupaten Kediri yang menunaikan kewajibannya membayar pajak kepada Pemerintah Daerah (Pemda) setempat.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kediri, Eko Setiyono.

“Sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 kemarin, kita sama sekali tidak menerima (Pembayaran pajak dari pengusaha THM),” ujar Kepala Bappeda, Eko Setiyono, saat ditemui dikantornya Rabu siang, (31/01/2024).

Padahal, jika menilik menjamurnya THM di Kabupaten Kediri, potensi PAD dari Pajak tempat hiburan ini nilainya pasti cukup fantastis.

Eko Setiyono menyebut, tidak banyak karaoke dan diskotik di Kabupaten Kediri memiliki izin resmi. Sayangnya, Pihaknya juga tidak memiliki daftarnya.

“Yang kita punya data tahun 2019, itupun kayaknya sudah banyak yang tutup,” lanjut Pria yang telah 2 tahun menjabat Kepala Bappeda ini. (bud)

Express Your Reaction
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry