SOSIALISASI : Jumpa pers bertempat di KpwBI Kediri tentang Pekan QRIS Nasional (istimewa/duta.co)

KEDIRI|duta.co – Dalam rangka merespon pesatnya perkembangan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pasca diluncurkan 17 Agustus tahun lalu, serta untuk memberikan pemahaman yang luas terhadap sistem pembayaran non tunai. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KpwBI) Kediri akan menyelenggarakan Pekan QRIS Nasional (PQN) pada tanggal 9-15 Maret 2020. Kegiatan tersebut juga secara serentak diselenggarakan oleh 46 Kantor Perwakilan Dalam Negeri Bank Indonesia yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Dengan mengusung tagline “Ayo Gae QRIS Ndaa..!”, kegiatan PQN diharapkan dapat meningkatkan jumlah pengguna QRIS baik dari sisi merchant maupun dari customer. Mengawali rangkaian kegiatan PQN, Bank Indonesia Kediri menyelenggarakan lomba foto dan video dan testimoni penggunaan QRIS beserta manfaatnya. Selanjutnya, pada tanggal 10 Maret 2020 akan diselenggarakan kegiatan Millenial Community di kampus Universitas Nusantara PGRI Kediri.

“Generasi millenial diharapkan semakin memahami pembayaran digital utamanya dengan menggunakan kode QR pembayaran yang terstandardisasi sekaligus mampu menjadi endorser dalam menyuarakan QRIS kepada masyarakat luas,” terang Sofwan Kurnia, Deputi Direktur KPwBI Kediri, saat jumpa pers di Kantor BI, Senin (09/03).

Kegiatan dilanjutkan dengan Launching QRIS untuk Retribusi Pasar dan Pedagang di Pasar Pahing tanggal 11 Maret 2020 yang akan dihadiri langsung oleh Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar. Kemudian pada tanggal 12 Maret 2020 bertempat di Gedung BI Kediri akan diselenggarakan Sosialisasi QRIS untuk agen Layanan Keuangan Digital (LKD) dan Laku Pandai.

Sebagai puncak acara, kegiatan PQN ditutup dengan pesta rakyat yang diselenggarakan di GOR Joyoboyo Kediri pada Minggu, 15 Maret 2020, dengan menghadirkan artis Happy Asmara dan sederet artis lokal lainnya. Kegiatan tersebut rencananya akan dibuka juga oleh wali kota dan dihadiri oleh elemen perbankan serta masyarakat umum.

“QRIS merupakan salah satu implementasi Visi Sistem Pembayaran Indonesia (SPI) 2025. Dengan mengusung semangat UNGGUL (UNiversal, GampanG, Untung dan Langsung), penggunaan QRIS bertujuan untuk mendorong efisiensi transaksi, mempercepat inklusi keuangan, memajukan UMKM, yang pada akhirnya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi untuk Indonesia,” terangnya.

QRIS UNGGUL mengandung makna yaitu pertama UNiversal, penggunaan QRIS bersifat inklusif untuk seluruh lapisan masyarakat dan dapat digunakan untuk transaksi pembayaran domestik dan luar negeri. Kedua Gampang, masyarakat dapat bertransaksi dengan mudah dan aman dalam satu genggaman ponsel.

Ketiga, Untung, transaksi dengan QRIS menguntungkan pembeli dan penjual karena transaksi berlangsung efisien melalui satu kode QR yang dapat digunakan untuk semua aplikasi pembayaran pada ponsel. Keempat, Langsung, transaksi dengan QRIS langsung terjadi, karena prosesnya cepat dan seketika sehingga mendukung kelancaran Sistem Pembayaran.

Ke depan, Bank Indonesia secara konsisten akan mengimplementasikan digitalisasi pembayaran baik melalui QRIS maupun instrumen elektronifikasi pembayaran lainnya. Inovasi sistem pembayaran akan terus dilakukan menimbang banyaknya manfaat yang didapat dari digitalisasi pembayaran. Pada jaman yang semuanya dituntut untuk serba cepat, pembayaran non tunai dengan QRIS telah menjadi alternatif pembayaran kekinian yang aman, cepat, nyaman dan efisien bagi konsumen/pengguna. “QRIS, satu QR Code untuk semua pembayaran!”. (nng)

Express Your Reaction
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry