MENYENANGKAN: Guru berusaha murid bisa belajar dengan senang. (FT/IST)

TULUNGAGUNG| duta.co – Dalam rangka meningkatkan potensi akademik anak didik, Guru RA Saiq Al Hikmah belajar Angklung di Sekolah Ulul Albab Tulungagung, Minggu 27 Nopember 2022 pagi. Untuk apa?

Diketahui anak usia dini usia 4-6 tahun identik dengan pola tingkah anak–anak yang senang bergerak bebas, bermain tanpa mengenal lelah dan terlihat anak–anak yang tidak dapat duduk diam di kelas.

Sebagian besar aktivitas anak usia pra sekolah banyak melibatkan gerak fisik dan bermain, sehingga mereka terlihat sulit berkonsentrasi dalam jangka waktu tertentu.

Kemampuan berpikir seperti konsentrasi, mengingat, membandingkan, menalar dan memecahkan masalah bagi anak usia dini, adalah  suatu hal yang memberatkan atau mungkin membosankan.

Menurut penelitian yang dilakukan Slameto (2010:85), konsentrasi adalah pemusatan pikiran terhadap suatu hal dengan menyampingkan semua hal lainnya yang tidak berhubungan.

Konsentrasi adalah pemusatan pikiran terhadap suatu benda/gagasan. Kemampuan anak berkonsentrasi berbeda- beda, rentang perhatian anak dalam menerima informasi melalaui aktivitas apapun juga berbeda.

Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain yakni keterlambatan perkembangan saraf, faktor lingkungan dan psikis.

Mencermati kondisi tersebut untuk bisa meningkatkan konsentrasi belajar anak diperlukan suatu cara yang menarik dan menyenangkan serta latihan secara teratur agar daya konsentrasi anak didik meningkat.

Diantaranya adalah dengan aktivitas bermain musik Angklung yang menyenangkan, sudah menjadi temuan di Sekolah Ulul Albab Tulungagung. Intinya, bahwa dengan aktivitas bermain musik Angklung ternyata dapat meningkatkan Konsentrasi Anak dan meningkatkan Potensi Akademik Anak. Ini membuat mereka mudah dalam pemahaman Ilmu pengetahuan dan terutama dalam Hafalan Alquran juga semakin meningkat.

“Kegiatan bermain musik angklung ini dapat meningkatkan potensi akademik siswa. Bahkan anak anak yang bisa bermain Angklung, ini hafalan Alquranya bagus karena daya konsentrasi bisa tinggi dengan aktivitas bermain musik Angklung yang menyenangkan ini,” ungkap Ratna kepala Sekolah Ulul Albab Tulungagung.

Kepala RA Saiq Al Hikmah, Rizqi Komariah  mengatakan pengajaran bermain seni angklung adalah bagian dari program yang digagas oleh RA Saiq Al Hikmah. kesenian ini termasuk bagian pendidikan Extrakurikuler  yang diterapkan selain menggambar dan menari.

“Bermain Angklung adalah Kegiatan Extrakurikuler RA Saiq Al Hikmah selain Menggambar dan menari, dengan bermain Angklung dapat membuat anak-anak senang juga nyaman. Bisa belajar bersama, intinya membuat suasana belajar yang nyaman, tidak hanya belajar membaca dan menulis saja,” ungkapnya mengakhiri. (*)

Express Your Reaction
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry